In Random Thoughts Uncategorized

Pohon dan Ombak

Tak ada kata yang tepat untuk mengingatmu, kata sang ombak yang dengan perlahan menghilang dari pandangan pohon kelapa. Sepertinya orang-orang juga lebih tertarik berada di dekat mu ketimbang didekat ku. Selepas sang ombak sampai di ujung pantai, rasanya hanya sejarak satu jengkal antara ombak dan pohon tetapi satu jengkal itu terasa sangat jauh. Entah apa yang membuat itu jauh tetapi mungkin jika hanya ombak yang berusaha mencapai pohon sedangkan pohon bersantai-santai dengan manusia yang sedang beristirahat di bawah rindangnya pohon,

tidak akan menghasilkan apa pun.


Mungkin kah seperti ini percakapan sang ombak untuk pohon


Pernahkah aku mengganggumu, maaf jika kamu merasa terganggu.
Tapi boleh kah aku menikmati kerinduan yang merasuk ke sanubariku; dengan membayangkan seyummu, sentuhanmu, dan kamu tahu? suaramu mengalir di telingaku, setidaknya cukup membuatku merasakan kehadiranmu dan kerinduanku akan dirimu
Jangan kau takut, cukup sampai rasa itu menghilang, entah sampai kapan
Tapi aku berjanji akan tidak mengusik kehidupanmu

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Reviews

Previously, on Hannibal..

Sebuah film serial yang sangat menarik perhatian saya kali ini adalah Hannibal. Sebuah film yang sangat memegang erat unsur pembunuh berantai. Salah satu penyebab ketertarikan saya akan serial ini karena dari awal mereka telah menampilkan gambaran-gambaran yang sangat sadis dan menjijikan tapi sangat indah dan membuat saya tidak bisa berhenti mengucapkan kata "wow" di setiap scene-nya.

Hannibal diangkat dari buku Red Dragon, Silence of the Lambs, Hannibal, dan Hannibal Rising yang ditulis oleh Thomas Harris. Banyak yang penasaran akan apa isi dari otak sang penulis, setelah saya telusuri ternyata Thomas terinspirasi dari seorang tahanan yang kabur dan membunuh banyak orang dan tidak lupa ia pun memakan apa yang telah ia bunuh.

Kanibalisme, merupakan sebuah fenomena di mana satu makhluk hidup makan makhluk hidup sejenis lainnya. Kunci utama serial ini yang membuat saya tertegun adalah sosok Dr. Hannibal Lecter (Mads Mikkelsen) seorang forensic psychiatrist yang memiliki pekerjaan sampingan yaitu sebagai pembunuh berantai dan kanibal. Hal lain yang membuat saya geleng-geleng kepala yang dikarenakan akting dari Dr. Lecter tersebut yang menghipnotis karena sangat manipulatif, dingin, dan high class. Hannibal sangat keren karena dia sangat elegan. Begitu pula dengan motif-motif membunuhnya yang sangat rapih, cerdas, dan teliti. Tidak lupa pula dengan mengambil bagian-bagian organ seseorang yang telah ia bunuh dan memakan serta menyajikan 'makanan' nya dengan cantik.


Ini sangat menarik perhatian saya, dan saya kerap kali ingin sekali mencoba masakan Dr. Lecter, dia punya cita rasa masakan yang tinggi. Scene yang paling saya tunggu-tunggu adalah scene ketika Dr. Lecter masak dan makan. Sangat indah. Tapi seharusnya saya jijik melihat Dr. Lecter memasak karena yang ia masak adalah daging manusia/organ-organ yang sangat tidak etis untuk dipotong-potong sebagai hidangan makanan.


Hannibal memakai istilah Prancis dalam Season pertamanya; Apéritif, Amuse-Bouche, Potage, Oeuf, Coquilles, Entrée, Sorbet, Fromage, Trou Normand, Buffet Froid, Rôti, Relevés, dan Savoureux. Sedangkan di Season kedua istilah Jepang yang dipakai; Kaiseki, Sakizuki, Hassum, Takiawase, Mokozuke, Futamono, Yakimon, Su- Zakana, Ko No Mono, Tome Wan, dan Mizumono. Dan di season ke tiga yang saat ini sedang ditunggu-tunggu menggunakan istilah Italia; Antipasto, Primavera, Secondo, Aperitivo, Contorno, dll. Yang selanjutnya season 3 episode 6 akan keluar pada tanggal 9 juli 2015!

The Human Totem Pole, one of the crime
scenes in season one of "Hannibal"
Futamono: Old Friends for Dinner
























Saya sangat menyarankan bagi kalian yang suka film-film bergenre gore, sadistic dan semacamnya untuk menonton serial yang sangat sangat keren ini. Karena visualisasi dari Hannibal sangatlah nyata, bagian-bagian tubuhnya dan potongan-potongan serta darahnya sangat dibuat dengan baik, tidak setengah-setengah dan bisa membuat eneg dan menjijikkan sekali. Nah dari situ lah saya beranggapan bahwa ini adalah serial masterpiece yang sangat tidak boleh dilewatkan untuk pecinta gore. Alur nya juga tidak asal dibuat begitu saja, dengan tujuan awal memegang betul unsur-unsur psychological thriller. Sinematografinya sangat di nomor satukan (walaupun saya tidak terlalu mengerti tentang sinematografi) tapi pengambilan gambarnya sangat pas dan kualitasnya juga tidak diragukan lagi.

Jadi, gimana? Berniat untuk bergabung dan makan malam bersama, kami?

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Interesting Books Reviews

Holiday Reading Essentials

Having my first holiday reading done today.

Colorless Tsukuru Tazaki and His Years of Pilgrimage

by Haruki Murakami.

One of my favourite writer ever since. His writings are simple and meaningful, from what i have read his type of writings are mostly about a lonely person who lives in a cruel world and he/she just wanted to disappear from this world.

So, the colorless life is such an amazing story, but it is not on top of my all time favourite books. It tells about friendship, love, and etc. But the story dominantly talk about a true friendship, a group of 5 high school student who gets along together but at the end they have to accept the truth that they have to go their own different path. As i read the book, just like what Mr. Murakami usually do, there are lots of inspiring quotes in it. The story shows lots of emotion, the way Murakami describe how lonely Tsukuru (the main character) is, truly informational.

Here's another information about the book
An instant #1 New York Times Bestseller, Colorless Tsukuru Tazaki and His Years of Pilgrimage is the remarkable story of a young man haunted by a great loss; of dreams and nightmares that have unintended consequences for the world around us; and of a journey into the past that is necessary to mend the present. Here Haruki Murakami—one of the most revered voices in literature today—gives us a story of love, friend­ship, and heartbreak for the ages.

So, do you mind checking out the book? and now i am continue reading new book, 'the Catcher in the Rye' by J.D Salinger. It's such an interesting book too, i really am enjoy reading fiction over again recently so here's the picture of the books that lays in my bed.


Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Random Thoughts Science

Vertical Garden Method

Bangunan-bangunan di Jakarta semakin lama semakin meningkat. Dan kebalikan nya untuk lahan perkebunan. Sedangkan alat transportasi semakin banyak, dan tentu saja menghasilkan gas-gas yang sangat banyak. Apabila jumlah pohon di Jakarta semakin menipis dan malahan semakin banyak gedung-gedung pencakar langit, apa yang akan terjadi? tentu saja pasti tahu jawabannya, Global Warming. 

Global Warming akan terus meningkat, tapi bagaimana kita meminimalisir kenaikan global warming yang bisa membahayakan bumi? salah satunya dengan adanya pohon. Tapi melihat penjelasan di atas, bahwa lahan untuk pohon semakin menipis, bagaimana caranya? Caranya adalah dengan metode baru yang menurut saya sangat efesien dan menguntungkan. Yaitu, Vertical Garden. 

Vertical Garden adalah menanam tanaman secara vertikal yang dikarenakan keterbatasan lahan. Selain membantu menghasilkan oksigen, vertical garden juga menambah estetika suatu lahan/bangunan. Jadi mulai sekarang tidak ada lagi alasan untuk tidak menanam tanaman untuk kebaikan kita bersama. 

Cara membuat vertical garden pun tidak lah susah. Bisa disimak di sini http://mulanovich.blogspot.com/2014/02/cara-membuat-vertical-garden.html



Indah bukan? Selamat mencoba buat bagi yang tertarik. Dan jika saya mempunyai rumah nanti, akan saya rancang sedemikian rupa vertical garden ala saya dan yang terpenting ini juga memiliki fungsi untuk me-relax-kan mata karena kehijauan dan keasrian tanaman di sekitar rumah saya kelak hehe. 

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Random Thoughts Science

Langkah Kecil Untuk si Rimba

Selamat memasuki jam-jam kritis berpuasa semuanya. Semoga puasa hari ini berjalan dengan lancar, aman, dan sentosa. Hari ini gue mau ngasih tau betapa gue sebel banget sama orang yang memakai tissue berlebihan. Ya, gue sangat sensitif akan hal ini. 


Bisa dibilang gue pecinta tissue. Maniak tissue. Atau apalah itu sebutannya. Gue sangat tidak bisa hidup tanpa tissue. Barang yang paling nggak boleh ketinggalan untuk persiapan jalan-jalan, bukan handphone bukan dompet, tapi tissue. Gue gak tau bakal gimana kalau nggak ada tissue, khususnya toilet-tissue. Walaupun tentu saja sebagian besar tempat pasti menyediakan tissue, tapi i don't feel like using public tissue. Kecuali kalau kepepet banget ya. Dan tidak sedikit orang-orang menilai gue "ih sok bersih banget sih, banyak gaya lo!" 

Selain penggila tissue gue juga sangat gila kebersihan dan kerapihan. Ngeselin banget kan, bagi sebagian orang.

Ya. Kembali ke topik awal. "Memakai tissue belebih"

Sering kali gue ngeliat adik menggunakan tissue berlebih. Dan emang, gue selalu stock tissue di kamar, kamar mandi, dan sebagian tempat di sisi rumah. Satu dua kali dibiarkan aja dia memakai tissue kebanyakan, tapi lama kelamaan gue jadi sebel sendiri dan akhirnya gue meledak dan meneriaki dia yang tidak berdosa, berdosa sih karena memakai tissue berlebihan. "KALAU PAKE TISSUE GAK USAH BANYAK-BANYAK! SECUKUPNYA AJA! BUANG-BUANG POHON AJA!"

NAHLOH. 

Ups. Keceplosan dan tiba-tiba hening diantara kita. Tiba-tiba adik gue memecahkan keheningan diantara kita dengan kata-katanya yang tidak berdosa 'loh kan yang lebih sering pake tissue itu kakak? Mestinya kakak dong yang buang-buang pohon?'
Makasih, dik. Telah mengingatkanku akan betapa borosnya diri gue ketika berhadapan dengan tissue?!@##$#%$#@#% tapi kamu juga termasuk boros kok, adikku tersayang. (anaknya tetep gak mau disalahin)

Nah dari sini gue cuma pengen kasih tau, jangan muluk-muluk memakai tissue seperti gue ya karena sesungguhnya tissue terbuat dari bahan baku kulit kayu yang dijadikan pulp (bubur kertas). Dan pastinya kayu didapat dari penebahan pohon-pohon di hutan. 

Fun Fact ternyata penggunaan tissue berlebihan --> menebang pohon --> global warming. Ternyata selain menambah kerusakan hutan bisa bikin global warming ya? Jawabannya iya. 

CATATAN PENTING untuk kita semua: 
1 pohon berumur 6 tahun hanya bisa menghasilkan 40 lembar tissue, tapi bayangkan berapa banyak orang yang memakai tissue di dunia ini? Kalau kita alihkan/mengurangi jumlah pemakaian tissue satu pohon berumur 6 tahun itu bisa mengkasilkan O2 yang bisa menghidupi 3 orang di dunia ini. 


Nah yuk kita menjaga lingkungan mulai dari cara kecil seperti ini, walaupun untuk gue juga sangat sulit karena gue penggila tissue tapi apa salahnya untuk mencoba hal yang positif?

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments